Welcome to My Art of Sentence

Posted in Uncategorized on October 15, 2008 by purplepuzzle

Sentences… are just my tunnel to reach the light… my escapades… my runaways… Yet, are just some collection of words that mean nothing to others… but EVERYTHING to me…

May world revolves around me like mumbling words out of my chaos thoughts… and may love embraces me with all the arts they captured…

Jika

Posted in Bizzare, Poetry with tags on September 3, 2011 by purplepuzzle

Jika aku harus merengkuh rindu ini, kan kubiarkan arusnya menghanyutkanku ke hulu..
Dengan atau tanpamu..

Jika aku harus mencintai lagi, kan kubiarkan tiap dentingnya merajai ruang kosong dalam hatiku,
Dengan atau tanpamu..

Dan jika airmata adalah jawaban dari lantunan doa-doaku, kan kubiarkan tiap tetesnya membasuh luka masa laluku..
Dengan atau tanpamu..

Ijinkan aku memeluk rasa ini dengan segenap percayaku pada-Mu..

Biarkan aku tersungkur berserah pada ketentuan-Mu, pada RASA yang sesungguhnya hanya milik-Mu..

Bahkan dengan atau tanpamu…

Karena kutahu, hanya waktu yang mampu menghalau getar ini,
Dan menghembuskannya menjadi abu..

TY

Kiniku

Posted in Bizzare, Poetry, The Art of Sentence on December 1, 2010 by purplepuzzle

Di senja hariku yang lengang, aku mencari apa yang hilang,
Aku melemah seperti panah yang enggan melesat membelah lelah,
Malamku sudah di depan mata dan aku semakin membabi buta,
Kidung nyanyian suku jelata mentertawakanku membasuh nyawa yang dulu ada,
Kelam menyapa, dan enggan beranjak dari peraduannya,

Aku rindu aku yang dulu,
Aku rindu elangku…
Pusaran masa lalu menyerobot asaku,
Melucuti kesombonganku,
Menahan langkah kakiku,
Aku terpenjara bersama rasa itu,
Yang entah dimana dia terhenti memasung tapakku,

Aku terbelenggu labirin pemakan waktu, berkejaran dengan luka, bisu dan malu…
Bahkan khayalku tak mampu menerobos dinding rasaku,

Aku membiru.

 

17 November 2010

Dewi Surga

Posted in Poetry, The Art of Sentence on September 22, 2010 by purplepuzzle

Gelisahku menggapai matahari yang hampir tenggelam
Sudutnya yang kemerahan bernaung di atas kepalaku

Resah,
…aku berharap DIA urung menyusup di peraduannya
Gundah,
…aku teriakkan agar DIA tetap di tempatnya
Tapi DIA enggan mendengar..

Kuraba angin yang menghembus mesra, menghalau takutku akan gelap……

Pasrah,
…aku letakkan takutku di belantara malam
Ikhlas,
…kugenggam harap yang tiba-tiba saja menghampiri dalam kelam

Baru kusadari tanah kering tempat kaki telanjangku berpijak mulai mendingin
Aku lebarkan sayapku dan kuraih kesadaranku yang menjadi tinggi…
… dan terus semakin tinggi… dan kian meninggi..

Aku tahu DIA di sana..
Lama aku berbuai dalam kecantikan malam
hingga kusapa Sang Dewi Surga..
… yang menggenggamku.. yang meraihku dalam rengkuhannya..

-suatu hari di masa itu-

Waktu

Posted in Poetry on September 22, 2010 by purplepuzzle

Waktu
Bilakah kau hempaskan aku
Mendekat pada hembusan nafasnya
Ku ingin sejumput saja belasmu
Kan ku rangkai tiap derai tawanya

Waktu,
Menarilah di atas lukaku
Bersama semua dera yang meraja
Asal kau hempaskan aku
Mendekat pada detak jantungnya

Waktu,
Tertawalah di atas perihku
Walau karma belum juga sirna
Dan luka masih mengaga di kalbuku
Ku hanya ingin mendekat padanya

22 September 2010

Sudahi Lelahku

Posted in Poetry, The Art of Sentence on August 24, 2010 by purplepuzzle

Musim kemarau ini terlalu panjang untuk aku jalani..
Gurun gersang ini terlalu luas untuk aku arungi..
Sepinya yg menggigit,
Gelapnya yg kerap menjerit,
Hampir usai asaku dibuatnya..

Ribuan anak tangga yang kudaki tak jua membawaku pada titik yang kucari,
Dalam hening yang mencekam aku terus menari meratapi hari,
berkubang dalam air mataku sendiri..

YA TUHAN…., kalau bukan karena cintaku kepadaMu,
Ingin aku selesaikan saja lelah ini..
Sungguh !

*My sanctuary place, 25 Aug 2010*

Indahnya pengampunanmu, Ya Khaliq..

Posted in Poetry, The Art of Sentence on August 23, 2010 by purplepuzzle

Malam ini aku tersungkur..
Teringat aku akan seribu malam yang lalu..
Di saat harumnya masih membuai pelipisku..
Di saat kemilaunya masih mengalunkan nadanya di rongga dadaku..
Ketika aku masih begitu lugu dan keliru..

Aku menengadah dan memandang wajahmu..
Terdiam, dan hanya senyum..
Lalu ku tahu Kau telah lama menungguku..
Dalam diam dan sabar…
Kembali air mataku membuncah..

Ya Khaliq,
Adakah kesabaran itu akan pernah habis ?
Tidak.
Adakah cinta itu akan pernah selesai ?
Tidak.
…. jawabmu dalam hening.
Lalu kembali aku tersungkur. Luruh. Lusuh. Sungguh..!

Aku tenggelam dalam ribuan air mata yang menyeruak membuncah..
Aku terbenam dalam indahnya cahaya pengampunan..
Aku berenang dalam cantiknya hamparan cinta tak bersyarat..

Indahnya….

*suatu malam di tahun ini*

Unspoken Love

Posted in The Art of Sentence on June 2, 2010 by purplepuzzle

I’m mourning for the death of the unspoken love..
Disappeared between fantasies that I’ve been dreaming of…

I plead for the twilight breeze to blow my vow away…
Down on my knee, I’m counting tears along my way..

Yet, just like a dying pigeon I sang the sad sad song..
Glittering my empty grave, the place where I belong..

Aku hanya ingin berhenti..

Posted in The Art of Sentence on May 5, 2010 by purplepuzzle

Akhirnya aku tiba pada satu titik..
Titik di mana aku ingin berhenti dan duduk manis..
Titik di mana aku ingin menghirup wangi dedaunan dan embun pagi..
Titik di mana aku ingin menemukan kembali senyum yang pernah hilang..

Bukan karena aku putus asa,
Atau terjebak rasa..
Bukan…

Aku hanya ingin berhenti dan menghirup udara kehidupan,
Menyapa pelangi sisa hujan petir tadi malam..
Merengkuh surga yang telah lama lepas dari genggaman..

Bukan karena aku marah,
Atau hilang arah..
Bukan…

Aku hanya ingin berhenti…
ITU SAJA !

(5 Mei 2010)

My heart (used to) belongs to you..

Posted in The Art of Sentence on May 4, 2010 by purplepuzzle

Side by side we’ve walked for years..
Through all the joy, laughter and tears..
Like a blink of an eye those years passing by..
Wrapped up memories as we can’t deny..

Side by side we walk together..
The only hope I will hold forever..
Your precious love conquers my fears..
My heart captured in your arms, like a silent breeze..

Side by side we will walk eternally..
The only wish I will pray everlastingly..
As yet the sign of you seems to be so true..
That my heart belongs to you..

*remembrance of those years*

Sound of the lake

Posted in Poetry, Spoken Image, The Art of Sentence on May 4, 2010 by purplepuzzle

Hear the sound of a lake..
As it whispers in my ears..
through the moment of terrifying fears..
seen the darkness of the shadow cast away my years..

Hear the sound of a lake..
without a softly breeze I’ve gone insane..
but hear how its beauty call my name..
a flaw burnt in a flame..

Hear the sound of a lake..
I may have waited for an endless love as I craved..
my soul conquers for an unfaithful faith..
Yet I laid my head upon a dreadful gaze..

(1 May 2010)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.