Kiniku

Di senja hariku yang lengang, aku mencari apa yang hilang,
Aku melemah seperti panah yang enggan melesat membelah lelah,
Malamku sudah di depan mata dan aku semakin membabi buta,
Kidung nyanyian suku jelata mentertawakanku membasuh nyawa yang dulu ada,
Kelam menyapa, dan enggan beranjak dari peraduannya,

Aku rindu aku yang dulu,
Aku rindu elangku…
Pusaran masa lalu menyerobot asaku,
Melucuti kesombonganku,
Menahan langkah kakiku,
Aku terpenjara bersama rasa itu,
Yang entah dimana dia terhenti memasung tapakku,

Aku terbelenggu labirin pemakan waktu, berkejaran dengan luka, bisu dan malu…
Bahkan khayalku tak mampu menerobos dinding rasaku,

Aku membiru.

 

17 November 2010

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.